Jumat, 04 Januari 2019

Soal Tes Potensi Akademik Bappenas


Soal Tes Potensi Akademik Bappenas


Soal Tes Potensi Akademik Bappenas – TPA yang mempunyai kepanjangan Tes Potensi Akademik adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan (akademik). Tes ini menjadi tes standar yang digunakan oleh banyak instansi baik negeri maupun swasta dalam syarat perekrutan atau penerimaan. Penyaringan calon pegawai negeri sipil (CPNS), rekrutmen karyawan BUMN, rekrutmen karyawan swasta, syarat kenaikan jabatan, penerimaan mahasiswa baru jenjang D3/S1 (SBMPTN) dan juga pascasarjana semuanya adalah contoh-contoh instansi yang menggunakan TPA sebagai syarat lulus.





Cara paling EFEKTIF dan JITU dalam menghadapi TPA Bappenas adalah dengan mempelajari langsung soal-soal sebelumnya. Dengan sering mempelajari dan latihan soal TPA Bappenas kita akan terbiasa melihat bentuk, pola soal TPA Bappenas serta tingkat kesulitannya seperti apa. Berikut kami berikan Soal Tes Potensi Akademik Bappenas :


SINONIM

  1. DELUSI

A.Kekecewaan

B.Khawatir

C.Ilusi

D.Friksi

E.Nyata


Jawaban: C. Ilusi

Delusi = pikiran atau pandangan yang tidak berdasar ( tidak rasional), biasanya tidak berwujud sifat kemegahan diri atau perasaan dikejar-kejar; pendapat yang tidak berdasarkan kenyataan; khayal; ilusi.


  1. BENCANA

A.Bantuan

B.Rapat sekali

C.Lawan

D.Kawan

E.Bala


Jawaban: E. Bala

Bencana = sesuatu yang menyebabkan (menimbulkan) kesusahan ; kerugian; atau penderitaan; kecelakaan; bahaya; bala.


  1. TEMPAT

A.Piringan Hitam

B.Bulan

C.Loka

D.Tanggal

E.Kebun


Jawaban: C. Loka

Tempat = sesuatu yang dipakai untuk menaruh (menyimpan meletakkan, dan sebagainya); wadah; bekas; area daerah kawasan letak; lingkungan; loka; lokasi; posisi; zona.


  1. CIRI

A.Watak

B.Tabiat

C.Jiwa

D.Akhlak

E.Karakteristik


Jawaban: E. Karakteristik

Ciri = atribut, identitas, individualitas; jati diri, karakter, karakteristik; kekhasan; kekhususan; keunikan; sifat; tanda.


  1. OTAK BESAR

A.Serebrum

B.Syaraf

C.Kue

D.Daging

E.Otot


Jawaban: A. Serebrum

Otak besar = bagian depan otak manusia yang berukuran besar, berlekuk dalam, membujur berwarna abu-abu; yang memnbentuk bagian terbesar dari sistem saraf pusat; serebrum.



ANTONIM

  1. ANTIPATI

A.Apatis

B.Simpati

C.Acuh

D.Tidak Suka

E.Peduli


Jawaban: B. Simpati

Antipati = tidak suka. Lawan kata yang tepat untuk kata antipati adalah kata simpati.


  1. TENGGELAM

A.Terombang-Ambing

B.Melayang-Layang

C.Tak Tentu

D.Terapung

E.Terkatung-katung


Jawaban: D. Terapung

Tenggelam = masuk terbenam ke dalam air; karam. Lawan kata yang tepat untuk kata tenggelam adalah terapung.


  1. TIDAK BERDAYA

A.Invalid

B.Abnormal

C.Anomali

D.Disfungsi

E.Sinergi


Jawaban: E. Sinergi

Lawan kata yang tepat untuk kata tidak berdaya adalah kata sinergi yang berarti berdaya


  1. ENGGAN

A.Sudi

B.Tidak

C.Setuju

D.Maju

E.Siap


Jawaban: A. Sudi

Enggan = tidak mau. Lawan kata yang tepat untuk kata enggan adalah kata sudi, yang berarti mau.


  1. KALEIDOSKOP

A.Pengumpulan

B.Lensa Okuler

C.Seragam

D.Kebersamaan

E.Bhineka


Jawaban: C. Seragam

Kaleidoskop = beraneka ragam. Lawan kata yang tepat untuk kata kaleidoskop adalah kata seragam.



ANALOGI

  1. KAPAL : BURITAN = BURUNG : …

A.Sayap

B.Tulang

C.Ekor

D.Bulu

E.Dahan


Jawaban: C. Ekor

Bagian belakang dari sebuah kapal adalah buritan. Bagian belakan dari seekor burung adalah ekor.


  1. PASIEN : DOKTER : RESEP = ….

A.Murid: Guru: Tes

B.Penumpang : Sopir : Suntikan

C.Pasien : Suster : Suntikan

D.Masinis : Kereta : Rel

E.Presiden : Menteri : Peraturan


Jawaban: A. Murid : Guru : TES

Seorang pasien biasanya oleh dokter diberi resep. Seorang murid oleh guru biasanya diberi tes.


  1. JATUH : SAKIT = MENGANTUK : …

A.Berjalan

B.Kalori

C.Teriakan

D.Tersenyum

E.Tidur


Jawaban: E. Tidur

Saat terjatuh biasanya akan merasa sakit. Saat mengantuk biasanya akan tidur.


  1. RAMALAN : ASTROLOGI = PENYAKIT : …

A.Psikologi

B.Patologi

C.Kardiologi

D.Teologi

E.Bakteriologi


Jawaban: B. Patologi

Ilmu yang mempelajari tentang ramalan adalah astrologi. Ilmu yang mempelajjari tentang penyakit adalah patologi.


  1. INSENTIF : PRESTASI = ….

A.Hadiah : Pengabdian

B.Hak : Kewajiban

C.Prestasi : Kerja

D.Usaha : Hadiah

E.Hadiah : Motivasi


Jawaban:  A. HADIAH : PENGABDIAN

Insentif biasanyadiberikan karena prestasi seseorang. Hadiah biasanya diberikan karena pengabdian seseorang.


TES SERI DERET

  1. Seri bilangan 31 – 55 – 61 – 34 – 56 – 59 – 37 – 57 – 57 – 40 – 58 – ….

A.53

B.55

C.57

D.58

E.60

  1. Seri bilangan 25 – 13 – 21 – 20 – 18 – 32 – 31 – 23 – 27 – 26 – 28 –….

A.43

B.42

C.40

D.39

E.38

  1. Seri bilangan 90 – 84 – 82 – 84 – 78 – 76 – 78 ….

A.68

B.58

C.76

D.72

E.60


  1. Seri bilangan 7007 – 7106 – 7105 – 7205 – 7204 – 7305 – 7304 – ….

A.7306

B.7405

C.7406

D.7408

E.7506

  1. Seri bilangan 5 – 10 – 8 – 24 – 21 – 84 ….

A.80

B.81

C.168

D.252

E.336


CONTOH SOAL LOGIKA / LOGIS:

  1. Zian kuliah disuatu kampus dengan Ridwan, Arif, dan Heru. Zian mengenal teman-teman kos mereka. Arga merupakan sepupu Heru, sementara Gandrung merupakan teman kos Ridwan.

A.Ridwan dan Arif mengenal Arga.

B.Arga mengenal Zian.

C.Arga dan Gandrung satu kampus.

D.Zian mengenal Gandrung.

E.Arif  tidak mengenal Arga.

Jawaban:  D. Zian Mengenal Gandrung.

Zian mengenal teman-teman kos Ridwan, Arif dan Heru. Jadi Zian mengenal Gandrung, karena Gandrung merupakan teman kos dari Ridwan.

  1. Agung adalah mahasiswa fakultas ekonomi. Banyak mahasiwa-mahasiwa yang malas. Harun adalah teman Agung.

A.Agung itu malas.

B.Harun itu malas.

C.Teman-teman Agung malas semua.

D.Harun mungkin satu fakultas dengan Agung.

E.Agung dan Harun mahasiswa yang malas.

Jawaban: D. Harun mungkin satu fakultas dengan Agung.

Agung adalah mahasiswa fakultas ekonomi. Karena Harun adalah teman Agung, maka Harun mungkin satu fakultas dengan Agung.

  1. Mahasiswa yang diterima melanjutkan S2 harus lulus tes potensi akademik. Anjar tidak diterima melanjutkan S2.

A.Anjar tidak mendaftar S2.

B.Anjar tidak lulus tes potensi akademik.

C.Anjar lulus tes poensi akademik.

D.Anjar lupa mengikuti tes potensi akademik.

E.Nilai tes potensi akademik Anjar belum keluar.


Jawaban:  B. Anjar tidak lulus tes potensi akademik.

Syarat melanjutkan S2harus lulus tes potensi akademik. Jika Anjar tidak diterima melanjutkan ke S2 ini berarti Anjar tidak lulus tes potensi akademik.

  1. Semua anak laki-laki di desa Wiyoro senang bermain sepak bola, namun tidak senang berenang. Pernyataan yang tidak sesuai dengan pernyataan di atas adalah …

A.Anak laki-laki di desa Wiyoro tidak senang berenang.

B.Anak laki-laki di desa Wiyoro senang bermain sepak bola.

C.Tidak seorangpun anak laki-laki di desa Wiyoro senang berenang.

D.Sebagian anak laki-laki di desa Wiyoro senang bermain sepak bola.

E.Tidak seorangpun anak laki-laki di desa Wiyoro yang senang bermain sepak bola.


Jawaban:  E. Tidak seorangpun anak laki-laki di desa Wiyoro yang senang bermain sepak bola.

Pernyataan “Tidak seorangpun anak laki-laki di desa Wiyoro yang senang bermain sepak bola” tidak sesuai, karena semua anak laki-laki di desa Wiyoro senang bermain sepak bola.

  1. Semua warga negara yang berumur di atas 17 tahun memiliki hak pilih. Semua mahasiswa S-1 berumur di atas 17 tahun.

A.Semua mahasiswa S-1 memiliki hak pilih.

B.Semua warga negara memiliki hak  pilih.

C.Tidak semua mahasiswa S-1 memiliki hak pilih.

D.Tidak ada mahasiswa S-1 yang memiliki hak pilih.

E.Tidak ada warga negara yang mrmiliki hak pilih pernah menjadi mahasiswa S-1.


Jawaban:  A. Semua mahasiswa S-1 memiliki hak pilih.

Semua warga negara yang berumur di atas 17 tahun memiliki hak pilih. Semua mahasiswa S-1 berumur di atas 17 tahun, sehingga semua mahasiswa S-1 memiliki hak pilih.


Untuk mempermudah anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya pelatihan TPA Bappenas sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, Anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat


Nahh, untuk Anda yang ingin mengikuti tes potensi akademik, Anda perlu belajar dulu supaya menguasai betul-betul materi tes dengan cara mengikuti Pelatihan TPA Bappenas.


Mengapa Pelatihan TPA  Bappenas Penting ?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.


Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.


Apa Saja Manfaat  Pelatihan TPA ?

Konsultan sukses-tpa berpengalaman menyelenggarakan Pelatihan TPA maupun Private TPA. Berdasarkan pengalaman selama ini bahwa banyak peserta yang nilainya rendah disebabkan awam dengan model soal TPA. Namun setelah mengikuti pelatihan di konsultan Sukses TPA hasilnya sebagian besar peserta TPA meningkat tajam. Ini dikarenakan mereka telah belajar soal-soal TPA dan bagaimana cara mengerjakan dengan cepat.


Pada umumnya nilai TPA pasca pelatihan yang  diperoleh karyawan/ peserta tes adalah nilai obyektif yaitu apabila nilainya yang  tinggi  bukan karena unsur kebetulan dan nilai TPA rendah juga bukan karena kebetulan, namun memang merupakan nilai yang objektif tinggi/rendah.


Pelatihan TPA akan sangat membantu terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan tes TPA atau mereka yang telah lama meninggalkan bangku kuliah. Jika belum mengenal tipe dan bentuk soal TPA langsung mengikuti Tes Potensi Akademik, dipastikan hasilnya akan kurang memuaskan. Bisa jadi ketika mengerjakan akan tertegun, gagap, bingung dan lainnya karena waktu yang diberikan begitu cepat. Dengan mengikuti Pelatihan TPA, akan diakhiri dengan evaluasi berupa Tes Prediksi TPA, maka baik Lembaga maupun Karyawan  dapat memperkirakan potensi akademisnya, selain  perasaan percaya diri lebih tinggi dalam menghadapi tes TPA.


Materi Pelatihan & Instruktur

Verbal (padanan kata, lawan kata, analogi verbal);  Kuantitatif (hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran (logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Instruktur berpengalaman & berlatar  belakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.


Tempat & Waktu

Pelatihan dilaksanakan hanya satu hari untuk semua materi dan latihan soal.

Waktu Pelatihan Reguler di hari libur kerja Sabtu/Minggu (jadwal silahkan lihat disini) mulai Pk. 08.00 s.d 16.30 WIB

Lokasi Pelatihan : Pusat Studi Jepang UI Depok


Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas Silahkan KLIK WhatsApp Sekarang 
http://bit.ly/pelatihantpainfo




Soal Tes Potensi Akademik Bappenas

Kamis, 27 Desember 2018

Tips Menghadapi Soal Tes Potensi Akademik


Tips Menghadapi Soal Tes Potensi Akademik

Tips Menghadapi Soal Tes Potensi Akademik – Soal tes potensi akademik terlihat mudah dan tidak terlalu memebani pikiran. Namun bila diamati, tes yang satu ini bisa menjadi boomerang bagi para pelajar yang serius ingin masuk perguruan tinggi. Mengapa demikian? Soal tersebut sering diacuhkan dan dianggap mudah sehingga mereka salah menjawabnya.


Selain acuh tak acuh, waktu pengerjaan yang sedikit, dan tingkat kesulitan soal yang meningkat bisa berpengaruh terhadap benar atau tidaknya jawaban siswa. Padahal, TPA merupakan tolak ukur apakah seorang siswa pantas masuk dan lulus di sistem pembelajaran perguruan tinggi. Jika seorang siswa lulus tes potensi akademik ini, maka bisa dipastikan ia dapat menyelesaikan studi dengan baik di perguruan tinggi tersebut. Nah, lalu bagaimana cara agar kita lolos tes ini? Simak terus artikel ini dan dapatkan tips menghadapi soal tes potensi akademik.
  1. Berlatihlah Sesering Mungkin
Seperti kata pepatah, practice makes perfect. Semakin sering seseorang berlatih, semakin besar pula peluangnya untuk mencapai tujuan dengan baik. Beberapa minggu sebelum waktu pelaksanaan tes, persiapkan senjata berperang Anda dan siapkan mental untuk berjuang. Usahakan untuk memperoleh buku yang merangkum berbagai jenis soal-soal TPA pada tahun sebelumnya sesuai tujuan Anda. Tidak harus membeli yang baru, bahkan Anda bisa mencari sendiri contoh soal di internet dan mencetaknya untuk dikerjakan sebagai latihan.
Dengan rajin latihan soal, semakin lama Anda akan semakin akrab dengan model soal dan lebih terampil dan cepat dalam menjawabnya. Ingatlah bahwa saat tes berlangsung akan ada batasan waktu, ada baiknya Anda juga memberi batasan waktu sedari masih dalam tahap latihan, sehingga nantinya lebih bisa mengatur strategi untuk menjawab soal dengan waktu yang efisien.
  1. Berteman Akrab dengan Karakteristik Soal TPA
Walaupun sama-sama dinamakan dengan TPA, namun jika penyelenggaranya berbeda, tentunya tingkat kesulitan, model soal, dan strategi penyelesaiannya pun berbeda. TPA yang diadakan oleh Bappenas misalnya, tentu berbeda dengan TPA untuk pascasarjana. Oleh karena itulah, sebelum waktu pelaksanaan tes, jauh-jauh hari cari terlebih dahulu informasi sebanyak-banyaknya tentang karakteristik soal penyelenggara tersebut.
Setiap instansi penyelenggara tentunya memiliki parameter tersendiri yang menentukan apakah seseorang lolos TPA atau tidak. Banyak-banyaklah mempelajari dan menganalisis model tiap soal sesuai instansi penyelenggara TPA yang akan Anda jalani. Usahakan pula selalu mempelajari soal-soal yang up to date, maksimal 3 tahun sebelumnya.
Semakin lama jenis soal TPA tentunya semakin berkembang, jangan sampai yang Anda pelajari sudah ketinggalan zaman dan tidak lagi akan muncul di tes yang akan dijalani. Biasanya jenis soal akan paling mirip dengan tes pada waktu tepat sebelumnya. Jika memungkinkan, rajinlah juga bertanya pada senior yang tahun sebelumnya berhasil lolos TPA.
  1. Kiat Mengerjakan Sesi Tes Verbal
Pada sesi tes verbal, Anda akan dihadapkan dengan soal yang berhubungan erat dengan makna suatu kata, lawan kata, sinonim kata, dan sebagainya. Pengetahuan yang luas mengenai perbendaharaan berbagai kata sangat diperlukan disini.
Untuk melatih kemampuan verbal Anda, lakukan beberapa hal berikut.
  • Banyak membaca. Jangan hanya membaca berita selebritis, cobalah tingkatkan kemampuan pemahaman istilah Anda dengan membaca koran, majalah ekonomi dan bisnis, atau buku-buku sastra. Semakin banyak dan rajin Anda membaca, semakin baik kemampuan verbal Anda.
  • Pelajari kata yang tidak dimengerti. Selama latihan TPA berlangsung, jika menemukan soal dengan kata yang asing dan belum Anda pahami, jangan tinggalkan begitu saja. Carilah maknanya di Kamus Besar Bahasa Indonesia sehingga Anda paham betul dan ketika ditanyakan kembali Anda sudah tahu jawabannya.
  • Buat daftar kata-kata tidak umum. Agar bisa dibaca sekilas sehari sebelum tes berlangsung, buatlah list kata-kata yang sering muncul di soal. Baca kembali sehari sebelum tes berlangsung sehingga persiapan Anda maksimal.


  1. Kiat Mengerjakan Tes Numerik
Pada sesi tes numerik yang behubungan dengan angka, Anda akan dihadapkan dengan operasi matematika yang dasar. Pada dasarnya, pengerjaan tes numerik tidak akan memerlukan ingatan mengenai rumus yang sangat rumit.
Lakukan kiat-kiat berikut untuk mengerjakan tes numerik :
  • Latihan menghitung cepat. Siapa pun bisa menghitung, namun tidak semua orang berlatih untuk menghitung cepat. Dari soal latihan TPA, cobalah untuk menekan diri Anda mengerjakan di bawah batas waktu yang diberikan. Semakin sedikit waktu yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan soal, semakin banyak soal yang bisa dikerjakan.
  • Pilih soal yang mudah lebih dulu. Jangan berkutat terlalu lama memecahkan persoalan di satu soal sehingga soal lainnya terbengkalai. Ingatlah bahwa tiap soal akan dinilai dengan point yang sama. Jika Anda mendahulukan soal yang mudah dikerjakan, akan semakin banyak soal yang berhasil Anda jawab tanpa perlu menghabiskan waktu.
  • Asah logika berpikir. Kebanyakan soal numerik juga membutuhkan kemampuan logika yang kuat. Oleh karena itu, jangan hanya menghitung saja, namun pahami betul-betul apa yang Anda hitung dengan logika berpikir yang benar.
  1. Fokuskan Diri Mengerjakan Sesi Per Sesi
Saat mengerjakan TPA, fokuskan tubuh dan pikiran hanya untuk mengerjakan soal dan singkirkan sementara pikiran-pikiran lain yang mengganggu. Pendeknya, saat mengerjakan satu soal, baca baik-baik pertanyaan yang ada, dan tentukan terlebih dahulu apakah kira-kira Anda bisa mengerjakan soal tersebut. Jika kira-kira soal tersebut asing modelnya bagi Anda, tinggalkan saja dan beralihlah untuk fokus ke soal yang lebih familiar. Semakin terlatih Anda, semakin Anda mampu memfokuskan pikiran lebih baik. Saat lebih fokus, biasanya orang juga akan lebih bijak dalam mengatur waktu untuk menyelesaikan sebanyak mungkin persoalan.
  1. Persiapkan Fisik yang Prima
Dalam menghadapi tes potensi akademik, Anda akan dihadapkan dengan ratusan soal dalam waktu yang relatif lama, namun singkat untuk menyelesaikan tiap soalnya. Tanpa fisik yang prima, pikiran akan terganggu saat mengerjakan tes. Tentunya Anda tidak ingin ketika tes berlangsung kemudian Anda terganggu dengan sakit kepala, mulas, atau terserang flu dan hidung mampet.
Agar hal tersebut tidak terjadi, maka sebelum tes berlangsung sebisa mungkin persiapkan fisik agar tetap prima selama tes berlangsung. Jika fisik yang prima sudah Anda dapatkan, maka Anda sudah setengah jalan siap menjalani tes. Di pagi hari sebelum tes berlangsung, jangan lupa pula sarapan dan minum yang cukup sehingga Anda tidak terganggu dengan rasa lapar dan haus ketika mengerjakan tes.
  1. Persiapkan Kondisi Mental dan Spiritual
Selain fisik yang prima, untuk dapat menghadapi tes potensi akademik dengan baik, seseorang juga harus memiliki kondisi mental dan spiritual yang kuat. Bagi banyak orang, ketenangan spiritual bisa didapatkan dengan lebih banyak berdoa. Para muslim biasanya akan lebih banyak bertahajjud dan para penganut agama lain akan lebih banyak mengunjungi rumah ibadah dan lebih khusyuk berdoa.
Menjaga kondisi spiritual agar tetap sehat telah terbukti dapat meningkatkan kemampuan seseorang dalam mengerjakan tes. Ketika pikiran tenang, Anda akan menyelesaikan soal dengan lebih hati-hati dan tidak tergesa-gesa.

Demikianlah 7 tips menghadapi soal tes potensi akademik yang tentunya bisa dilakukan siapa saja, asalkan memiliki keinginan yang kuat dan kokoh. Semoga bermanfaat bagi Anda!

Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Di Pelatihan TPA Bappenas ini Anda akan di ajarkan mengenai sinonim, antonim, matematika, silogisme, logika cerita dan gambar. Selain itu, Anda juga akan diajarkan trikdan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawabsoal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas Silahkan KLIK WhatsApp Sekarang





Tips Menghadapi Soal Tes Potensi Akademik

Jumat, 21 Desember 2018

Tes Potensi Akademik S2


Tes Potensi Akademik S2

Tes Potensi Akademik S2 – Bappenas merupakan akronim dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional yang berpusat di Jakarta merupakan salah satu lembaga pemerintah non-kementerian Indonesia yang posisinya berada di bawah dan memiliki tanggungjawab terhadap presiden. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas secara intensif melakukan berbagai tes diantaranya TES Potensi Akademik S2 Bappenas.


TPA Bappenas ini seakan sudah menjadi standar untuk mengukur potensi akademik yang ada dalam diri seseorang. Setiap ada tes masuk, biasanya yang berhubungan dengan lembaga negara, pasti mereka meminta TPA dari Bappenas, beberapa bahkan mensyaratkan nilai TOEFL sebagai tambahan. Bahkan kenaikan jabatan setingkat manajer di berbagai perusahaan juga mempersyaratkan karyawannya mencapai TPA dengan skor minimum tertentu.

TPA ini mempunyai nilai terendah 200, nilai tertinggi 800 dan mempunyai nilai tengah 500. Biasanya seseorang bisa di bilang mempunyai potensi yang baik jika nilainya diatas 500, tapi tentu saja jangan jadikan nilai tersebut sebagai acuan, minimal kejarlah nilai minimal 600 agar aman.
 
Soal TPA Bappenas
Tes verbal berfungsi untuk mengukur kegesitan mental seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, tes pengelompokan kata, tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), serta tes logika cerita.
Tes angka berfungsi mengukur kegesitan mental seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmetik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka dan tes angka dalam cerita.
Tes penalaran berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang dalam berfikir nalar dan masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram.
Soal TPA OTO Bappenas terdiri atas 250 soal dengan waktu pengerjaan 3 jam. Soal dibagi dalam 3 subtes, yaitu tes kemampuan verbal, tes numerik, dan tes penalaran.

Tips Lulus Tes Potensi Akademik S2
  1. Satu minggu atau sebulan sebelum ujian tes potensi akademik berlangsung berlatihlah soal-soal mengenai tes potensi akademik/TPA sebanyak mungkin, baik itu melalui ebook atau buku yang Anda beli, dan patuhilah batasan waktu dalam mengerjakan TPA sesuai arahan yang tertulis. Jika anda tidak mematuhi batasan waktu tersebut, anda akan terbiasa mengerjakannya dengan santai dan dalam waktu yang lama. Latihan soal-soal TPA sebanyak-banyaknya akan membuat anda akrab dengan berbagai jenis dan model soal yang kemungkinan keluar dalam tes potensi akademik yang sebenarnya.
  2. Dalam tes potensi akademik/TPA, tes angka yang diberikan umumnya adalah angka-angka yang bisa dikerjakan tanpa harus menggunakan rumus-rumus matematika tertentu yang rumit. Oleh sebab itu, tidak perlu anda menghafal berbagai macam rumus-rumus matematika yang rumit untuk menghadapi tes TPA, karena akan membebani anda saja, yang diperlukan adalah logika berpikir terstruktur serta kecepatan dan ketepatan saat menjawab soal.
  3. Saat anda mengerjakan soal-soal TPA, kondisikan diri anda dalam keadaan yang konsentrasi tapi rileks, dan tidak tegang.
  4. Sebelum mulai mengerjakan, lihatlah jumlah soal dan jumlah waktu yang diberikan. Lalu hitunglah berapa alokasi waktu persoal. Misalkan persoal, anda punya waktu 30 detik, maka kerjakanlah masing-masing soal maksimal dalam waktu 25 detik saja. Sisa 5 detik ini penting untuk mengerjakan soal-soal yang terlewati atau masih ragu-ragu dalam jawaban. Jika dalam waktu 25 detik, anda tidak mampu menemukan jawabannya, lewati saja dan beralih pada soal berikutnya. Ingat, dengarkanlah seluruh instruksi yang disampaikan oleh panitia penyelenggara dengan seksama. Sehingga Anda dapat paham terhadap mengerjakan soal tes.
  5. Selain mematuhi alokasi waktu per soal, upayakan pula menabung waktu. Jika dalam mengerjakan satu soal anda hanya membutuhkan 23 detik, maka anda dapat menabung 7 detik. Ini sangat penting artinya di saat-saat akhir. Karena anda akan sangat memerlukan waktu untuk mengulangi soal yang terlewati, soal yang masih ragu-ragu jawabannya, dan meneliti ulang lembar jawaban apakah arsiran pensilnya sudah hitam sempurna.
  6. Jika anda menemukan soal yang bentuknya belum pernah anda temukan sebelumnya dan anda belum tahu bagaimana mengerjakan soal tersebut, maka jangan ambil pusing, lewati saja, dan fokuskan kepada soal berikutnya. Hal ini dilakukan agar lebih mengefesienkan waktu yang terus berjalan.
  7. Jangan pilih kasih terhadap soal tertentu, semua soal adalah sama bobot nilainya. Oleh karena itu, setiap soal mendapatkan alokasi jatah waktu yang sama. Kerjakan saja soal yang Anda ketahui, jika Anda sudah siap mengerjakan soal yang anda ketahui tersebut dan sisa waktu masih ada, kembali ke soal yang belum dapat Anda jawab untuk mengetahui jawabannya.
  8. Berdasarkan penelitian ilmiah, kondisi psikis, mental dan kinerja otak memiliki hubungan erat. Jika kondisi psikis tenang, maka otak anda berada pada gelombang tertentu yang sangat kondusif untuk berpikir secara optimal. Oleh sebab itu, sebelum melaksanakan tes TPA,berdoalah sesuai dengan kepercayaan masing-masing dengan keyakinan bahwasannya Anda dapat lulus dalam tes potensi akademik ini.
  9. Lakukanlah sugesti kepada diri Anda sendiri dengan penuh emosional sebelum berlangsungnya tes potensi akademik, dengan mengatakan kepada diri Anda “Aku Bisa”. Kalimat tersebut sangat powerfull yang dapat membangkitkan seluruh kekuatan mental dan fikiran Anda untuk berhasil dalam tes tersebut.
  10. Pada poin yang kesepuluh ini merupakan poin yang krusial dan sepele yang sering sekali dilupakan, yaitu 1 hari sebelum berangkat kelokasi dimana tes potensi akademik berlangsung, survey lokasi tempat tes dan ruangan Anda. Kemudian setelah itu persiapkan juga peralatan tulis-menulis yang dibutuhkan.
Jadi bagi Anda yang akan mengikuti tes potensi akademik S2, akan sangat membantu jika Anda menginvestasikan waktu mengikuti pelatihan TPA supaya menghemat waktu belajar. Selain itu Anda akan memperoleh tip dan trik mengerjakan soal-soal TPA yang tidak diajarkan di buku-buku soal tpa atau buku pelatihan tpa.

Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Di Pelatihan TPA Bappenas ini Anda akan di ajarkan mengenai sinonim, antonim, matematika, silogisme, logika cerita dan gambar. Selain itu, Anda juga akan diajarkan trikdan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawabsoal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas Silahkan KLIK WhatsApp Sekarang



Tes Potensi Akademik S2